We Love Bali ♥

Dinas Pariwisata Provinsi Bali baru saja melaksanakan program perjalanan wisata yang bertajuk “We Love Bali”. Program rutin ini bertujuan untuk mengedukasi sekaligus mengkampanyekan penerapan protokol kesehatan berbasis clean, healty, safety, environment (CHSE), yaitu kebersihan, kesehatan, keamanan, dan lingkungan hidup dalam tempat-tempat wisata untuk memastikan keamanan wisatawan.
Peluncuran program ini Rabu (14/10) di Bali Safari and Marine Park dilakukan langsung oleh Menparekraf Wishnutama Kusubandio. Baliau berpesan “Program ini akan meningkatkan kualitas implementasi protokol kesehatan di Bali. Dengan protokol kesehatan yang baik akan menciptakan rasa aman dan nyaman. Apa yang dilakukan di Bali ini,saya harapkan akan memberi efek signifikan tidak hanya bagi pariwisata Bali tetapi juga pariwsata Nusantara.” Sehingga gelombang pertama program “We Love Bali” telah sukses dilaksanakan pada bulan Oktober ini di beberapa destinasi wisata di Bali, seperti: Denpasar, Kintamani, Lovina, dll dengan difasilitasi menginap tiga hari dua malam.

Partisipasi Semeton Jegeg Bagus Bali juga terlibat dalam program ini sebagai peserta. Diantaranya Soma (Teruna Denpasar 2014), Lanang (Bagus Klungkung 2019), dan Dimo (Bagus Jembrana 2018). Selain sebagai “krama Bali”, anggota Jegeg Bagus Bali sebagai duta pariwisata provinsi Bali juga memiliki kewajiban untuk tetap andil dalam mempromosikan pariwisata di Bali, ditambah dengan segala tantangan yang dihadapi di era pandemi Covid-19. Maka selain mempromosikan destinasi wisata yang mereka datangi, mereka juga turut mempromosikan penerapan protokol kesehatan yang berlaku.
“Saya mendapat pengalaman baru, teman baru, dan tentunya keseruan bisa mengetahui daya tarik wisata yang sebelumnya belum pernah saya kunjungi. Program We Love Bali adalah program yang keren, menarik influenser Bali untuk berpartisipasi menghidupkan kembali Bali sebagai senter pariwisata dunia” tutur Lanang yang tempo hari berkesempatan berkunjung ke Lovina, Buleleng.

Secara keseluruhan program ini akan dan sudah melibatkan 409 pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif, 8.421 tenaga kerja serta 4.800 peserta. Keberhasilan program direncanakan ada diulang kembali di bulan depan (November), untuk masyarakat Bali yang belum berkesempatan bergabung dapat memperbarui informasi pendaftaran disini atau klik persyaratan pendaftaran disini .
“Mari kita berdoa dan berusaha untuk mengembalikan eksistensi pariwisata Bali seperti semula, tentunya dengan standar protokol kesehatan yang sesuai” pungkas Lanang.

Sumber-sumber:
https://baliexpress.jawapos.com/read/2020/09/28/216304/dispar-kembali-perpanjang-pendaftaran-edu-trip-we-love-bali
https://disparda.baliprov.go.id/menteri-kemenparekraf-launching-program-we-love-bali/2020/10/